karya: Nafiisah FB

Di siang hari yang terik di sebuah pekuburan. Seorang pria muda sedang duduk memandangi dan mengelus-elus sebuah batu nisan. Wajahnya tampak sangat sedih.

Sambil terus mengelus batu nisan, dia berkata,”Ya, Allah … kaya’ begini doang akhir hidup manusia. Asalnya dari tanah balik lagi jadi tanah. Uang kagak dibawa. Simpenan mobil yang 10 biji juga kagak dibawa. Baju cakep diganti kain kafan. Hu, hu … gua jadi inget dosa gua ….”

Si Pria Muda menangis tersedu. Di tengah tangisnya itu seorang bapak melintas. Dia sedang membaca sebuah headline surat kabar ternama.

“Kasus aliran dana BI ke sejumlah pejabat DPR kini ditangani KPK,” ucap Si Bapak cukup lantang. Buktinya Si Pria Muda dibuatnya melirik ke arahnya.

Beberapa detik kemudian Si Pria Muda kembali melihat ke kuburan lagi. Tangisnya pecah lagi. Kini lebih membahana.

“Hu … hu … mereka yang jago korupsi pada inget mati ga’ ya? Inget dosa ga’ ya? Gua yang oon aja inget, masa yang pinter-pinter kagak!”

“Juki!”

Sebuah bentakan membuat Si Pria Muda yang ternyata bernama Juki itu mengerem aksi tangisnya. Dia segera mengusap air mata, lalu mendongak ke sumber suara. Si Bapak sudah berdiri di dekatnya.

“Kamu ngapain di situ? Lubang kubur buat entar jam 1 belum selesai tuh!”

“Eh, iya, Pak! Siap!”

Juki sigap berdiri sambil hormat komandan kepada Si Bapak. Dia meraih pacul siap melangkah menuju satu arah. Si Bapak perlahan melihat ke kuburan.

“Ki, emang kuburan siapa itu?”

Dengan santai Juki menjawab,”Enggak tahu.”

Juki mulai melangkah. Santai. Tanpa beban. Tinggal Si Bapak yang masih berdiri meringis, bengong.

“…Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)

——————————————————————————————————————————————————————–

versi skenario:

“KUBURAN”

 

1. Ext.kuburan-Siang.h1

Cowok A sedang duduk di dekat sebuah kuburan, mengelus-elus batunisan.Tampangnya sedih banget.

Cowok A

(logat Betawi,sedih)Ya, Allah … kaya’ begini doang akhir hidup manusie. Asalnya dari tanah balik lagi jadi tanah. Uang kagak dibawa.Simpenan mobil yang 10 biji juga kagak dibawa. Baju cakep diganti kain kafan. Hu, hu … gua jadi inget dosa gua …

Bapak A lewat sambil baca koran.

BAPAK A

Kasus aliran dana BI ke sejumlah pejabat DPR kini ditangani KPK.

Cowok A melirik ke Bapak A,lalu melihat ke kuburan lagi.

COWOK A

(sedih) Hu … hu … mereka yang jago korupsi pada inget mati ga’ ya? Inget dosa ga’ ya? Gua yang oon aja inget, masa yang pinter-pinter kagak.

Bapak A (OS)

Juki!

Cowok A mengusap air mata, lalu mendongak.

Bapak A

Kamu ngapain di situ? Lubang kubur buat entar jam 1 belum selesai tuh!

Cowok A

(berdiri) Eh, iya, Pak! (hormat komandan) Siap!

Cowok A meraih pacul. Bapak A melihat ke kuburan.

Bapak A

(melihat ke kuburan) Ki, emang kuburan siapa itu?

COWOk A

(santai)Enggak tahu.

Cowk A jalan santai. BAPAK A meringis, bengong.

DISSOLVE TO:

Layar gelap dengan tulisan: (Usulan) Arti darisurat Al Israa ayat: “…Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)

FADE OUT

Layargelap dengan tulisan: nama program “Bukan APKIRAN”

Cast:

Cowok A

Tukang gali kubur,selalu pakai kaos,topi lebar,handuk kecil.

Bapak A

Pakaian santai.

 

Props: koran,handuk kecil,pacul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s