karya: Apu’ Indragiry

(diambil dari draft buku “Puisi-puisi Cinta)



Bukan kecantikan sebagai dacing

Tapi karimahmu menjadi lilin

Nan menerangi kolong langit

Dari kelamnya kejahiliyahan

Engkaulah rembulan nan mensinari

Engkau teteskan embun kala pagi

Engkau hembuskan angin sepoi nan membelai

Di antara wanita-wanita pesolek nan jahili

Senyum takwamu mewangi kesturi

Kerana iffah sebagai perisai diri

Kala kau semai dakwah Ilahi nan ikhlasi

Terpancar gemuruh merekah  Malaikat amini

Tercerah ummah ilmu Ilahi

Tuk pancangkan Hukum nan qath’i

Agar mayapada tersinari

Syariah Islam nan dinanti

Daulah Khilafah wasilah nan kau tapaki

Semoga Rabbi Izzati ridha

Semoga Malaikat aminkan Doa

Semoga belahan jiwa nan kau damba

Sebagai perekat cintamu pada-Nya

Tetaplah menjadi muslimah nan dirindui

Kerana Jannah Kesturi menanti

Tuk reguk swargaloka hakiki

-nan terlezati-

Temaram Yogya, 31 Oktober 2006 (21:00)

Kala Muslimah menjadi obor negeri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s