“Impian seharusnya disematkan pada diri sebagai sebuah cita, dengan cinta kepada-Nya sebagai pilar penyangga. Ketika itu yang merealita … maka tinggal waktu yang menjawab bahwa: ‘CITA TELAH MENYATA DAN BERSYUKURLAH SEDALAM-DALAMNYA!’

(nafiisah fb,070610 21:18)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s