oleh:Aqiilah Zahra


Pagi Mei menyapa relung-relung keimanan

Menghilang sudah rembulan

Matahari tak sabar untuk meninggi

Seolah mereka hendak menyambut bidadari-bidadari

Pengantin di penghujung Mei

Senyumnya merekah bagai mawar tersentuh cahaya syurga

Wajahnya sejuk bak sinar rembulan

Membuat iri para bidadari-bidadari yang turun sedari tadi

Begitupun para putri-putri penyair

Malaikat-malaikat berdoa disampingnya

Menghapus air mata haru

Cantik nian pengantin di penghujung Mei itu

Berpendar gaun-nya bak cahaya penghias malam

Begitupun keimanan pada Rabb nya

Ia wujudkan dalam upacara sakral itu

Hingga sampai kewajiban baru dipundaknya

Pengantin di penghujung Mei

Telah kau genggam permata-permata pahala

Telah kau hias hatimu dengan keimanan

Sungguh surga semakin dekat denganmu

(Aqillah Zahra)

komen:

Jazakillah khoiron Katsiron teruntuk adik kami Aqiilah Zahra untuk guratan penanya yang tulus.

6 responses »

  1. Shabrina says:

    Barokallah..
    Slamat menjalani hari2 baru..
    Smoga mjadi keluarga yg SAMARA dan slalu dlm dekapan kasih sayang & cinta-Nya..
    ^_^

  2. rahimimajinasi says:

    selamat menikah ya apu.. smg bawa kebaikan ampe akherat

  3. puput says:

    dan senyumnya kini telah terpatri hangat pada seorang yang dirindui.
    semoga berkah Allah selalu terlimpah padanya.

    ^-^
    *walau tak kusaksikan langsung senyum itu, tapi kuyakin, ia bahagia di sana..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s