goresan jiwa: Nafiisah FB


ketika ukhuwah merekah di jalan dakwah
indah …
lalu lebih indah …
kemudian menjadi amat indah…

ketika ukhuwah semerbak di jalan perjuangan
ada manis
ada terjal
ada tangis
ada kesal
ada renjana tak digubris
saling mendoa pun dikhusyukkan

ketika ukhuwah semakin merekah di jalan dakwah
berbagi beban
berbagi airmata
berbagi asa & mimpi
menjadi kenikmatan yang dinanti
berbagi bahagia
berbagi canda
menjadi niscaya

Niscayalah pengorbanan
maka …
Niscayalah keindahannya
Niscayalah harumnya
Niscayalah manisnya
Niscayalah … Surga

(sepenggal puisi dlm draft cerpen “Ijinkan aku Memilihmu”)

3 responses »

  1. shabrina says:

    Ijin copas ya bang…

    Syukron… 😀

  2. puput says:

    dan semoga sentiasa bersemi hingga akhir waktu..

    Duhai Cinta, indahkanlah ia.., indahkanlah kami.., indahkanlah ukhuwah ini…
    secantik langit yang baru menampakkan cakrawalanya
    sehangat mentari senja
    desiran angin yang menggoda.. dan memahat senyum di balik peraduannya..

    terjagalah..dan selalu mewangi.
    mbakku..

    kan terngiang sampai tak berbatas detik
    selalu indah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s