karya: Aqillah Zahra

Ketika malam masih bergantung pada waktu
Kornea mu dapat melihat begitu banyak cahaya nyata di langit
Mudah mata mu memandang
Mudah mulut mu takjub berkata ‘indah’

Noktah-noktah itu bersinar di angkasa
Cahayanya lembut tak menyilaukan
Mungkin kau selama ini melihatnya bersama ketidakmengertian
Seperti hati tak lagi haus akan keindahan penciptaanNya
Seperti mata yang tak lagi mengeluarkan air mata
kering dari rasa syukur
kering dari rasa rindu Sang Khaliq
Beningnya hati
Ganti jadi kelam hitam

Hanya menghiasai sekian mata
Menghiasi sekian kornea
Menghiasi sekian buta
Cobalah sikapi dengan bijak
Selami jiwa
Sampai suatu ketika kau menemukan
Cahaya di atas cahaya
Dan kau tidak buta pada cahaya itu

Bukan mata yang buta tapi mata jiwa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s