Karya: Bayu Novianda

i
Ketika diberi cangkul dan tajak
seharusnya tahu rasional bertindak; 

“Tanah mana sesuai dibajak
selama mana kau akan bertinjak —-
tak sesia kau diasuh bijak.”

ii
Ketika diberi pisau dan parang
bukan untuk berperang;

“Perlu pandai memotong dan mencincang
biar yang elok tak terbuang
kalau yang cacat tak kelihatan
yang terlebih tiada pembaziran
disukat diukur biar berpadanan
usah senjata termakan tuan.”

iii
Sekalipun di tanganmu keris berbisa
bukan untuk menghunus sesuka

“Usah onar mencipta angkara
amanah dijunjung paling utama
dosa pahala ditimbang dikira
tak tersasar nafsu celaka!”

iv
Selagi kau Melayu perkasa
adap dan adat tunjang pusaka;

“Kelemahan bukan perhitungannya
usah alasan melemahkan bangsa
andai kecundang tanpa usaha
sekali gagal berputus asa!”

v
Pintar Melayuku sentiasa beringat
usah menghalalkan cara kerana hajat;
demi kenikmatan yang tak berkat;

“Kesenangan bukannya di jalan singkat
hati tamak buruk akibat
kaki sendiri tersadung terjerat
dunia terang tiada lagi nikmat
akan berganti gelap gelemat!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s