Dirajut dari hati, oleh: apuindragiry

Tuturkanlah kepada kami semaknanya dengan kekata pujanggamu.

Cinta… Jika ia berbicara kepadamu percayailah ia.

Meski di suatu masa ia ‘kan melabrak taman bebungaan indahmu bak badai puting-beliung nan memporakporanda.

Meski dalam larik matanya tersembunyi kilatan ujung bilah pedang nan bisa menusuk kepingan jiwamu. Menghancurluluhkan jerih payahmu.

Cinta! Jika ia berisyarat dan beringsut kepadamu jumpailah ia. Rengutlah ia.

Lantaran jikalau engkau menghentikan lajunya, ia kan meracunimu dengan sejuta sesalmu. Ia ‘kan menjadi sebulir tuba di dalam dagingmu.

Lantas, kau pun bertanya, terangkanlah kepada kami perihal cinta teragung dan terindah itu?

Aku pun menjawab,

Cinta ‘kan memuara kepada hujungnya, bak aliran anak sungai nan menuju perlintasan akhir samudra.

Cintamu ‘kan mengabadi senantiasa pabila cinta nan kautuju adalah dari sang Pemilik segala Cipta.

Cintamu ‘kan serasa indah pabila seraut cintamu kautumpah teruntuk sesosok nan bisa menganugerahimu setetes cinta syafaat, manakala segenap cinta manapun tak kuasa lagi memberi pertolongannya.

Itulah cinta sang Nabi nan tak putus dan surut sejuta cintanya kepadamu, meski kadangkala kau sengaja melukainya, mengingkari jalan-jalan Nabimu, menyimpangkan jalan risalah langit yang dititahkannya.

Ia sungguh mencintaimu

Ia tak memungut kemanfaatan dari cintamu.

Itulah keagungan cinta. Keterindahan semerbak kuntum harumnya.

Lantas kau pun bergumam, ah… betapa agung dan indah cinta itu.

Ku pun menganguk,

Berjalanlah di atas cinta-Nya. Iringilah dengan selimut uswah Rasul-Nya.

Percayailah cinta senantiasa. Serupa engkau mempercayai datangnya mentari kala menjenguk pagi.

Sebagaimana pula kau amat merindukan teduhnya cahayawi rembulan di kala pekat malam.

Cinta….

Genggamlah erat makna dan jalan-jalan menuju peristirahatannya. Istirah!

Berbahagialah engkau nan senantiasa dinaungi cinta.

Cinta ‘kan bersemerbak wanginya dengan keharuman kata dan manikam makna keagungannya.

Cirebon, 4 Februari 2008 11.30

5 responses »

  1. firda says:

    cinta dan benci adalah perkara sama.. yg ada adalah tidak peduli –‘

    nice blog

  2. lisa faruki says:

    rasanx ga bs berkomentar klo baca puisi ini apalagi temany ttg kecintaan pada ALLAH SWT dan Rasulullah SAW….

  3. listy says:

    cinta
    cinta
    cinta
    lakukan smua karena cinta Allah smata. . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s