Tenunan jiwa; Nafiisah FB

Seringkali manusia bertanya dalam diri
Mengapa untuk satu asa begitu banyak korbanan yang mesti diberi?

Dan tanya semakin dalam,
Haruskah asa berlumpur perjuangan?
Bisakah asa mencapai ujungnya tanpa harus tertatih menghela semak berlukar?

Lalu tanya menjadi sebuah renungan ….

Kalau saja asa tak harus berbalut keringat dan air mata
Betapa perjalanan nyawa akan dilalui dengan mati rasa
Kalau saja lantunan nyanyian asa tak harus berbait ragam rasa
Betapa hidup akan mengalir penuh hampa
Manusia akan melangkahi kehidupan tanpa semarak cita
Dan alam akan berpindah jaman tanpa gempita

Sepi …
Gersang …
Bosan …
Lalu mati dalam kejenuhan

Dan …
Renungan menjadi sebuah keyakinan
Rela asa dijalani dengan berlelah diri
Ikhlas asa ditapaki dengan doa panjang tiada henti

Jika asa memang bisa menerbangkan diri kepada keagungan hidup
… dalam Islam

Jika asa mampu menjadikan diri menjadi yang paling dicintai
… oleh Allah Sang Maha Mencinta

Jika asa dapat membawa diri wafat dalam kedahsyatan nikmat
… menjadi syahid
Lalu …
Surga
2002

ps:untuk semua sahabatku para pejuang yang dari diri kalian ku banyak belajar tentang makna hidup & perjuangan.jangan tinggalkanku,karena ku pun kan menemani kalian, walau jasad ini tidak selamanya bisa hadir di antara kalian.Insya Alloh.amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s