[Prologue]

Sebuah tembang hati

buah pena: Apu’ Indragiry

====================

Dalam bentangan samudra
ada riak gelombang yang berkecipak

Dalam iringan gelombang
tersampir buih buih yang berkejaran

Di setapak jalan
ada sejumput kerikil tajam
ditemani duri duri yang ditaburkan

Di kisah kehidupan anak manusia
tersaji suka cita
terhampar duka derita

Dalam keramaian dunia
ada nikmat dan bencana
berkah dan mushibah

Dalam pertemanan
ada ikatan memesonakan
jalinan keberkahan,
namun.. di sana tercium jua
aroma muslihat kelicikan
ternguar hidangan jijik jejak jejak pengkhianatan

Begitulah wajah dunia
Kala kaubuka kedok tipu dayanya

(Kutenun usai SURFING di Pantai Batu Karas)

Pangandaran, Jawa Barat, 28 November 2009 16:04

Apu’ Sang Pujangga

[Lupakan… dan lupakan

apa apa yang membuat hati dan pelupuk matamu gerimis
yang disaksi penghuni kolong langit dan bumi

Tataplah ke depan
Kayuh perahumu melesat ke masa depan
dan enyahkan kenangan nan memiriskan
dan usah menatap kembali ‘jejak kelam kenangan’ di belakang

engkau adalah ilalang tegar
engkau adalah pujangga dambaan umat

tabiat dan perilakumu
tercontohi umat yg rindu syariat]

“Selamat tinggal KENANGAN…”

4 responses »

  1. Listy says:

    Walo kenangan mungkin tak kan bs trlupakan dn hilang dri ingatan . .

  2. Listy says:

    Selamat tinggal kenangan,kan ku sambut hari baru dng penuh kecerian dn smangat baru . .:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s