Oleh: Apu Indragiri
Hari-hari telah kulangkahi
Musim-musim t’lah kujalani
Langit mendung ku tak perduli
Rerintik gerimis menyapa bumi
Aku, bersama rona warnaku
Menggapai langit
Menjejak bumi
Mencba mewarnai bumi ilahi
Dengan warna pelangi keshalihan diri
Namun, semua orang tak peduli
Semua acuh, semua abai
Hingga semua kuberikan sepenuh warna cintaku
Untuk ilahi, Abi dan ummi
Hingga seorang pemuda
Dengan gagah berani
Berjubah takwa
Meminta dengan setulus niat suci
Untuk meminang dan memungut warna pelangi
Dalam ikatan mitsaqan ghaliza
Dalam tangis bahagia
Aku berdoa…
“Ya Allah…
Kan kujadikan warna pelangiku
Untuk imam penunjuk jalanku
Dalam Rumah Surga
Sebelum surga sebenarnya
Ya Allah…
Izinkan warna pelangiku
Menjadi permata dunia
Untuk imam rumah tanggaku
Ya Allah…
Kutebarkan cahaya pelangiku
Untuk jundi-jundiku
Yang kelak kumendoa
Agar ia menjadi generasi terbaik
Umat terbaik
Dan gemilang peradaban terbaik
Terima kasih Abi, Ummi
T’lah menjagai pelangi ini
Tetap memendar dalam jilbab ketaqwaan
Aku ingin tetap menjadi seindah pelangimu
Dengan cahaya ‘baktiku’
Yang selalu berdoa tulus untukmu
Walau kini
Mungkin cahaya pelangiku
Tak seterang dulu
Karena pelangi hatiku kini
Telah tertambat
Di ruang hati suami
Bubulak, Bogor, 6 januari 2012 19:22











I Love Rainbow…
akhwat yg menikah beberapa minggu yang lalu??
hmm,, spertinya kenal dg beliau…:D
wah, kok tau. jangan2 datang ke acara nikahan akhwat itu jg ya? tapi puisi yg masuk ke undangan malahan yg judulnya ‘Merenda Cinta dari Surga’
Subhanalloh… Amiiin…
Puisi Pesanan dari seorang akhwat yg menikah beberapa minggu yg lalu:)